Dalam sambutannya, Widodo menegaskan bahwa komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa. “Persoalan komunikasi adalah persoalan yang menjadi oksigen bangsa,” ujar Widodo. Ia menjelaskan bahwa praktisi humas pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan informasi. Mereka juga perlu mendeteksi isu sebelum berkembang menjadi krisis, memverifikasi informasi, menangani disinformasi, serta menyampaikan kebijakan secara jelas dan konsisten. Pemanfaatan AI dalam pekerjaan komunikasi juga perlu diimbangi dengan kreativitas, pertimbangan, dan tanggung jawab manusia.