Jakarta (ANTARA) - Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Widodo Muktiyo mengatakan bahwa fenomena rokok merupakan peristiwa yang tidak hanya memiliki dimensi sosial, tetapi juga dimensi teknologi.
Menurutnya dulu rokok sangat terkait dengan pemasukan petani tembakau serta ekonomi UMKM rakyat, tetapi teknologi memunculkan adanya rokok elektrik.
"Fenomena rokok ini kalau kita temukan di kalangan atas bukan hanya dari tembakau tapi sudah dengan rokok elektrik dan itu tidak pernah habis dan rasanya bisa macam-macam. Ini termasuk fenomena teknologi dan tidak ada hubungannya dengan cukai," kata Widodo dalam acara diskusi bertajuk "Policy Brief dan Pemantauan Nasional Harga Jual Rokok Tahun 2023 di Jakarta, Rabu.
Widodo menilai bahwa dimensi teknologi tersebut menjadi hal yang sangat menarik untuk ditelaah, terutama ketika melibatkan gerakan anti rokok.