Screenshot 2026-06-26 091022


Jakarta – Pakar komunikasi dan kehumasan, Prof. Widodo Muktiyo, menegaskan bahwa komunikasi modern telah melampaui batas-batas negara dan menjadi instrumen strategis yang memengaruhi citra, persepsi, hingga kebijakan global. Hal tersebut disampaikannya saat mengulas dinamika komunikasi internasional yang terjadi di tengah berbagai konflik dan negosiasi antarnegara.


Menurut Prof. Widodo, pertemuan dan negosiasi yang melibatkan delegasi dari Amerika Serikat, Iran, maupun pihak-pihak lain di kawasan Timur Tengah menunjukkan betapa pentingnya komunikasi sebagai sarana diplomasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan global.


Ia menilai bahwa setiap negara berupaya membangun citra dan memengaruhi opini dunia melalui strategi komunikasi yang dirancang secara matang. Dalam situasi tersebut, pesan yang disampaikan kepada publik menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi masyarakat internasional.


"Komunikasi yang memiliki nuansa negosiasi dapat memberikan dampak luas terhadap citra sebuah negara di mata dunia. Peran komunikasi dan kehumasan sangat ditentukan oleh kepiawaian dalam merumuskan serta menyampaikan pesan," ujarnya.


Prof. Widodo menjelaskan bahwa masyarakat sering kali dihadapkan pada berbagai versi informasi yang saling bertentangan. Di tengah derasnya arus informasi tersebut, publik dituntut untuk mampu menilai berbagai pesan secara bijaksana.


Menurutnya, komunikasi pada dasarnya adalah persoalan persepsi. Namun, persepsi yang dibangun harus tetap berlandaskan pada hati nurani dan nilai-nilai kebenaran. Ia meyakini bahwa komunikasi yang lahir dari niat baik dan integritas akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.


"Hati nurani menjadi kata kunci. Jika hati nurani bersih, komunikasi akan lebih mudah diterima. Sebaliknya, jika perilaku dan pesan yang disampaikan tidak selaras, maka publik akan memberikan penilaian yang negatif," katanya.


Lebih lanjut, Prof. Widodo mengingatkan bahwa dampak komunikasi politik dan hubungan internasional tidak hanya dirasakan oleh para pemimpin negara, tetapi juga dapat memengaruhi kehidupan masyarakat sehari-hari, termasuk kondisi ekonomi dan berbagai kebijakan yang berdampak langsung kepada publik.


a menggambarkan bahwa komunikasi saat ini bersifat global, namun tetap harus mempertimbangkan konteks lokal. Prinsip think globally, act locally dinilai penting agar setiap pesan yang disampaikan tetap relevan dengan kebutuhan dan nilai-nilai masyarakat setempat.


Dalam kesempatan tersebut, Prof. Widodo juga mengajak para praktisi komunikasi untuk menjadikan etika sebagai landasan utama dalam menjalankan profesinya. Menurutnya, suara kebenaran, kebaikan, keindahan, dan kebersamaan harus menjadi fondasi dalam membangun komunikasi yang sehat.


"Komunikasi adalah oksigen kehidupan sosial. Melalui komunikasi yang baik, kita dapat membangun kebersamaan dan menciptakan peradaban dunia yang lebih baik," tuturnya.


Menutup pesannya, Prof. Widodo Muktiyo mengajak seluruh insan komunikasi untuk terus mengembangkan strategi komunikasi yang beretika, humanis, dan berpihak pada kepentingan publik. Ia berharap komunikasi dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan serta menghadirkan kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Sumber

all services

sketches
UI/UX Design
motion graphics
responsive design
product design
app design
psd design
Design Trends
Customer Support
Fully Responsive
Web Development
Branding

MY latest projects

portfolio-1-1

logistics

portfolio-1-2

web development

portfolio-1-3

App development

portfolio-1-4

tourism

portfolio-1-5

hire

portfolio-1-6

home services

testimonials

hear from my top clients

GET a quote

lets talk about pricing

Feel free to get in touch with me. I am always open to discussing new projects, creative ideas or opportunities to be part of your visions.