Beliau juga menjelaskan bahwa nilai-nilai akseleratif UAI dapat dikembangkan menjadi budaya yang disebut “velocity”, yaitu kecepatan yang terarah dan berpijak pada nilai spiritual, moralitas, serta etika Islami. Velocity merupakan akronim dari Visionary, Entrepreneurial, Leveraging, Open for Changes, Collaborative, Innovation-driven, Transparent, dan Youthful.